Kemenhan Evaluasi Fasilitas dan Kurikulum Pusdikif Cipatat Demi Prajurit Modern

By Admin


Dok. Kemhan
nusakini.com, Bandung Barat — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia terus berupaya memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) militer. Langkah ini ditunjukkan lewat kunjungan kerja Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin ke Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Pussenif di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (29/7/2026).

Agenda peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan readiness atau kesiapan sarana, prasarana, serta infrastruktur penunjang latihan prajurit infanteri. Kemenhan menilai lembaga pendidikan militer merupakan fondasi strategis dalam melahirkan personel TNI yang profesional, adaptif, serta responsif terhadap dinamika ancaman global.

Setibanya di lokasi, Menhan yang disambut oleh Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) langsung menginspeksi area pangkalan dan fasilitas latihan. Kunjungan dilanjutkan dengan pemaparan dari Danpusdikif mengenai progres modernisasi program pendidikan, evaluasi kurikulum, serta kapasitas kelembagaan yang tengah berjalan.

Dalam arahannya, Menhan menegaskan bahwa mutu personel militer di lapangan sangat bergantung pada standar pendidikan yang mereka terima di kawah candradimuka. Peningkatan fasilitas serta pembaruan materi ajar dinilai sebagai kebutuhan mendesak agar sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ketahanan.

"Pendidikan merupakan tahap krusial dalam membentuk karakter, disiplin, mental, dan jiwa kepemimpinan prajurit," ujar Menhan saat memberikan pembekalan kepada para peserta didik.

Selain kemampuan teknis militer, ia mengingatkan para siswa agar senantiasa menjaga integritas dan loyalitas tinggi kepada bangsa dan negara dalam menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan di Cipatat. (*)